Tampilkan postingan dengan label Kelas 12. Tampilkan semua postingan
Integral Tertentu
Pada
integral tertentu, sama halnya dengan integral tak tentu. Hanya saja,
pada integral tentu memiliki batas atas dan batas bawah. Berikut ini
adalah operasi pengintegralan pada integral tertentu :
b = batas atas
a = batas bawah
Dalam pengoperasian soal – soal integral tertentu, akan lebih mudah
jika menggunakan teorema – teorema dasar kalkulus berikut ini :k
(x)dx = k
(x)dx
(
(x) ± g(x))dx =
(x)dx +
g(x)dx
(x)dx = 0
(x)dx = -
(x)dx
(x)dx =
(x)dx +
(x)dx (jika a < b < c)
(x)dx = 2
(x)dx (jika
fungsi genap)
(x)dx = 0 (jika
fungsi ganjil)
Pengertian Integral
Integral merupakan antiturunan. Jika F(x) adalah fungsi umum yang bersifat
= F'(x) =
(x), maka F(x) merupakan antiturunan atau integral dari
(x). Dimana pengintegralan fungsi
(x) terhadap x dinotasikan sebagai berikut.
dengan :

(x)dx = unsur integrasi, dibaca “integral
(x) terhadap x”
(x) = fungsi integran (yang diintegralkan)
F(x) = fungsi integral umum yang bersifat F’(x) =
(x) (fungsi asal, fungsi pokok)
C = konstanta pengintegralan
Rumus umum dalam pengintegralan fungsi
(x) adalah :
dimana n ≠ - 1 dengan C suatu konstanta
F(x) = fungsi integral umum yang bersifat F’(x) =
C = konstanta pengintegralan
Rumus umum dalam pengintegralan fungsi

